Sektor manufaktur Indonesia mengawali 2026 dengan tren positif, ditandai PMI Manufaktur 52,6 yang didorong oleh kuatnya permintaan domestik dan stabilnya produksi. Kinerja ekspor, surplus perdagangan, serta inflasi yang terkendali turut menjaga optimisme pelaku usaha, sementara pemerintah berkomitmen memperkuat iklim usaha dan daya saing industri.